perbedaan anak aktif dan hiperaktif

Perbedaan Anak Aktif dan Hiperaktif yang Perlu Orang Tua Tahu

Ayah dan Bunda, apakah anak tampak selalu penuh energi, sulit diam, dan selalu ingin bergerak? Banyak orang tua langsung mengira bahwa anak yang sangat aktif adalah anak hiperaktif. Padahal, tidak semua anak yang lincah itu hiperaktif, tentu ini menjadi hal yang penting untuk mengetahui perbedaan anak aktif dan hiperaktif agar tidak salah memberikan penanganan.

Dalam masa tumbuh kembang, anak memang memiliki energi yang sangat besar. Mereka ingin mengeksplorasi, bergerak, belajar hal baru, dan mencoba berbagai aktivitas. Ini adalah bagian normal dari perkembangan anak. Namun, ada kondisi ketika anak menunjukkan perilaku yang melebihi batas wajar, sulit dikendalikan, dan cenderung mengganggu dirinya atau orang lain. Pada saat inilah penting membedakan apakah anak hanya aktif atau hiperaktif.

Agar Ayah Bunda tidak bingung, mari kita pahami dengan mudah apa perbedaan anak aktif dan hiperaktif, lengkap dengan tanda-tandanya!

Apa Itu Anak Aktif dan Apa Itu Anak Hiperaktif?

Ayah Bunda, sekilas anak aktif dan hiperaktif sama-sama tampak tidak bisa diam. Namun keduanya memiliki perbedaan mendasar, terutama pada kontrol diri, fokus, dan tujuan perilaku.

1). Anak Aktif

Ayah Bunda, anak aktif adalah anak yang memiliki tingkat energi tinggi, suka bergerak, lincah, tetapi masih bisa mengendalikan diri. Anak aktif tetap mampu fokus pada hal yang mereka sukai, mengikuti arahan, serta mengerti kapan harus diam dan kapan boleh bergerak.

2). Anak Hiperaktif

Anak hiperaktif memiliki aktivitas fisik sangat tinggi, sering bergerak tanpa tujuan, sulit mengontrol impuls, dan cenderung tidak bisa fokus. Perilaku ini sering terkait dengan kondisi ADHD (Attention Deficit and Hyperactivity Disorder), yaitu gangguan perkembangan yang memengaruhi perhatian, perilaku, dan kemampuan mengontrol aktivitas tubuh.

Ayah Bunda, hiperaktif bukan sekadar aktif. Ini adalah kondisi ketika anak:

  • Tidak bisa berhenti bergerak
  • Sering berbicara tanpa henti
  • Sulit menunggu giliran
  • Mudah terdistraksi
  • Tidak dapat mengontrol emosi

5 Perbedaan Anak Aktif dan Anak Hiperaktif

Ayah Bunda, di bawah ini adalah 5 perbedaan anak aktif dan anak hiperaktif dengan penjelasan singkat yang mudaj dimengerti dan dipahami.

1. Kemampuan Fokus

Anak Aktif:
– Masih bisa fokus, terutama pada hal yang disukainya.
– Bisa menyelesaikan permainan atau aktivitas dalam waktu lama.
– Dapat mengikuti instruksi, meski butuh pengulangan.

Anak Hiperaktif:
– Sangat mudah terdistraksi oleh hal kecil di sekitarnya.
– Sering berpindah aktivitas tanpa menyelesaikan.
– Sulit fokus meski pada aktivitas yang disukai.

2. Cara Bicara

Anak Aktif:
– Bicara teratur, masih bisa mengikuti alur percakapan.
– Mau mendengarkan lawan bicara.
– Menanggapi sesuai topik pembicaraan.

Anak Hiperaktif:
– Bicara sangat banyak dan cepat.
– Sering memotong pembicaraan orang lain.
– Jawaban sering tidak sesuai konteks karena tidak fokus mendengarkan.

3. Kemampuan Menyerap Informasi

Anak Aktif:
– Tetap bisa menerima dan memahami informasi.
– Mampu mengikuti instruksi meski sedang aktif bergerak.
– Dapat mengambil keputusan dari informasi yang diterima.

Anak Hiperaktif:
– Sulit memahami instruksi karena tidak fokus.
– Informasi cepat terlupakan.
– Kesulitan menyelesaikan tugas bahkan yang sederhana.

4. Pengendalian Emosi

Anak Aktif:
– Lebih stabil secara emosional.
– Menangis atau marah hanya saat ada penyebab jelas.
– Mampu menenangkan diri setelah diarahkan.

Anak Hiperaktif:
– Lebih sensitif dan mudah frustasi.
– Emosi meledak-ledak, bisa tantrum tanpa sebab jelas.
– Sulit mengendalikan amarah dan kesedihan.

5. Interaksi Sosial

Anak Aktif:
– Mampu bergaul dengan baik.
– Dapat bermain bersama teman dan mengikuti aturan sederhana.
– Bisa bersabar, menunggu giliran, dan bekerja sama.

Anak Hiperaktif:
– Sering mengganggu permainan teman.
– Sulit diajak ngobrol atau bekerja sama.
– Tidak sabaran dan tidak mau mengalah.

Kapan Harus Berkonsultasi?

Jika Ayah Bunda merasa perilaku anak mengarah ke hiperaktif dan mengganggu aktivitas sehari-hari, segera konsultasikan ke:

  • Dokter spesialis anak
  • Psikolog anak
  • Terapis tumbuh kembang

Deteksi dini sangat penting agar anak mendapatkan penanganan yang tepat dan mendukung tumbuh kembangnya secara optimal.

Baca Juga : Benarkah Anak Gifted Termasuk Anak Berkebutuhan Khusus? Ini Penjelasannya!

Kesimpulan

Anak aktif dan hiperaktif memiliki tanda yang mirip, tetapi berbeda secara mendasar. Anak aktif masih bisa mengontrol diri, fokus, dan berinteraksi dengan baik. Sementara anak hiperaktif mengalami kesulitan mengendalikan impuls, fokus, dan emosi sehingga membutuhkan bantuan profesional.

Tentunya dengan memahami perbedaan ini, Ayah Bunda bisa mendampingi anak dengan lebih tepat, memberikan stimulasi sesuai kebutuhannya, dan memastikan tumbuh kembangnya berjalan optimal.

Referensi:

WebMd. Diakses pada tahun 2025. What’s Going On With My Child’s Behavior?.

StrategicPsychology. Diakses pada tahun 2025. The Difference Between ADHD and An Active Child.

Child Mind Institute. Diakses pada tahun 2025. Ask an Expert: Does my child have ADHD or just high energy?.

IDI NTB. Diakses pada tahun 2025. 8 Perbedaan Anak Aktif dan Hiperaktif yang Bisa Orangtua Kenali.

Mental Health Foundation. Diakses pada tahun 2025. ADHD In Children.

Mayo Clinic. Diakses pada tahun 2025. Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder (Adhd) In Children.

The Hyperactive Children Support Group. Diakses pada tahun 2025. Active or Hyperactive?.

Share Via :
Scroll to Top