Setiap anak terlahir unik. Ada anak yang berkembang sesuai tahapan umumnya, ada pula anak yang memiliki tantangan tertentu, dan ada juga anak yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Anak dengan kemampuan luar biasa di bidang akademik, kreativitas, seni, atau kepemimpinan sering kita kenal sebagai anak gifted atau anak berbakat.
Namun muncul pertanyaan penting yang sering membuat orang tua bingung:
Apakah anak gifted termasuk anak berkebutuhan khusus?
Untuk menjawabnya, mari kita pahami bersama dengan bahasa yang sederhana melalui artikel ini.
Apa Itu Anak Gifted?
Ayah Bunda, anak gifted adalah anak yang memiliki kemampuan intelektual, kreativitas, atau bakat tertentu di atas rata-rata anak seusianya. Biasanya mereka memiliki IQ tinggi dan keunggulan di satu atau lebih bidang, seperti:
- Seni musik atau seni rupa
- Drama dan kemampuan berbahasa
- Keterampilan akademik
- Kepemimpinan
- Koordinasi fisik
- Daya ingat yang kuat
- Cara berpikir yang lebih matang dibanding anak lain seusianya
Menurut berbagai literatur, termasuk sumber dari Raising Children, anak gifted bisa unggul dalam satu bidang atau lebih. Misalnya anak memiliki kreativitas tinggi sekaligus kemampuan akademik yang menonjol. Di Indonesia sendiri, anak gifted sering disebut anak berbakat, anak luar biasa, atau anak genius.
Keberbakatan ini muncul dari kombinasi antara kemampuan intelektual tinggi, kreativitas, serta komitmen untuk menyelesaikan tugas. Karena itulah anak gifted sering menunjukkan minat kuat terhadap topik tertentu, kemampuan memahami informasi lebih cepat, atau pemikiran yang lebih dewasa.
Apa yang Dimaksud Anak Berkebutuhan Khusus?
Menurut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (2013), anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memiliki keterbatasan atau keluarbiasaan fisik, mental, intelektual, sosial, atau emosional yang memengaruhi proses tumbuh kembangnya.
Perlu ditekankan bahwa berkebutuhan khusus tidak selalu berarti disabilitas. Istilah ini juga mencakup kondisi anak yang membutuhkan perhatian, pendekatan, atau metode pendidikan khusus karena faktor keunikan tertentu.
Apakah Anak Gifted Termasuk Anak Berkebutuhan Khusus?
Jawabannya: YA, anak gifted termasuk dalam kategori anak berkebutuhan khusus.
Mengapa demikian? Karena meskipun mereka memiliki kemampuan tinggi, mereka juga memiliki kebutuhan khusus yang tidak dimiliki anak lain. Kebutuhan tersebut berkaitan dengan:
1. Perkembangan yang Tidak Sinkron (Asynchronous Development)
Anak gifted sering memiliki perkembangan intelektual yang jauh lebih cepat dibanding perkembangan sosial maupun emosional.
Contohnya:
- Anak bisa memahami konsep sains rumit, tapi belum bisa mengatur emosinya dengan baik.
- Anak sangat cerdas namun kesulitan berteman atau merasa tidak cocok dengan lingkungan sebayanya.
Perbedaan inilah yang bisa memicu masalah emosional dan sosial.
2. Risiko Masalah Sosial dan Emosional
Karena dianggap “berbeda”, anak gifted sering merasa:
- Terasing
- Tidak diterima
- Disebut aneh oleh lingkungan
- Merasa tidak punya teman yang sefrekuensi
Akibatnya, mereka bisa mengalami frustrasi, mudah tersinggung, menarik diri, atau merasa tidak dipahami.
3. Kesulitan Mengelola Beban Mental
Kemampuan intelektual tinggi tidak selalu berbanding lurus dengan kemampuan menghadapi tekanan. Anak gifted bisa merasa stres ketika:
- Tugas tidak sesuai dengan minatnya
- Lingkungan kurang menantang
- Mereka merasa bosan di kelas reguler
Tanpa pendampingan, hal ini bisa memicu pelampiasan emosi secara tiba-tiba.
4. Membutuhkan Pendekatan Pendidikan Khusus
Meskipun kemampuan mereka tinggi, anak gifted tetap membutuhkan:
- Program belajar yang menantang
- Bimbingan emosional
- Pendampingan agar tidak merasa berbeda
- Lingkungan belajar yang mendukung minat dan potensinya
Karena hal inilah anak gifted dimasukkan dalam kategori Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), bukan karena ada kekurangan, tetapi karena mereka membutuhkan perlakuan khusus untuk berkembang dengan optimal.
Baca Juga : Perilaku Agresif pada Anak? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya!
Kesimpulan
Ayah Bunda kini tahu bahwa anak gifted memiliki keunikan dan kebutuhan spesifik yang membuat mereka membutuhkan perhatian khusus, sama seperti anak berkebutuhan khusus lainnya, meskipun bentuk kebutuhannya berbeda.
Kelebihan yang mereka miliki sering kali diiringi tantangan emosional atau sosial. Jika tidak ditangani dengan tepat, potensi mereka justru bisa tertutupi oleh masalah perilaku dan tekanan batin. Karena itu, pendampingan, dukungan emosional, dan pendekatan pendidikan yang sesuai sangat penting agar anak gifted dapat berkembang secara optimal, bahagia, dan percaya diri.
Untuk konsultasi dan informasi lebih lanjut Hubungi :
Klinik Tumbuh Kembang Anak Niumiu
No. WhatsApp 0821-2082-3522 / Klik WA Disini
Referensi:
Sholehah, Aat dan Khamim Putro. (2022). Anak Berbakat (Jenius Atau Gifted Children). Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4, No. 1.
Amanda, Putri., Ade Ramadhania, dan Nurwahidah Nasution. (2023). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Gifted Atau Berbakat. Dewantara : Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Vol.2, No.3.
Hasyimi, Ali dan Nurhayani. Diakses pada tahun 2025. Perkembangan Moral Siswa Berbakat Intelektual. At-Tarbiyah : Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam. Raising Children. Diakses pada tahun 2025. About Gifted and Talented Children.
